PT Tectona Cipta Niaga

Cara Mencari Tempat Maklun

Cara Mencari Tempat Maklun

 

Kata Maklun berasal dari bahasa Belanda Maakloon yang berarti biaya produksi, pada beberapa kesempatan disebut juga maklon. Dalam bidang fesyen, istilah ini tidaklah asing, terutama sebagai jasa pengolahan produk yang dilakukan pihak lain di luar perusahaan pemilik produk. Maklun juga biasa dilakukan oleh orang/perusahaan yang tidak bisa mengerjakan banyak pekerjaan dikarenakan faktor overload ataupun memang tidak mempunyai tim untuk mengerjakan dan akhirnya dikerjakan di konveksi yang lain.

Dalam maklun ada 2 cara yang paling popular yaitu :

  1. CMT

CMT merupakan singkatan dari Cut, Make, Trim yang artinya adalah jenis spesifikasi bisnis konveksi yang memberikan jasa potong, jahit dan juga perapihannya. Pada sistem ini pemberi pekerjaan menyediakan bahan baku kain yang akan dikerjakan.

  1. FOB

FOB merupakan singkatan dari Freight On Board yang memiliki arti sebagai salah satu jenis spesifikasi dari bisnis konveksi yang memberikan jasa dalam menyediakan bahan, jasa potong, menjahit, sampai siap digunakan. Sebagai pelanggan kita hanya cukup memberikan contoh desain yang diinginkan  setelah itu penerima pekerjaan yang akan menyelesaikannya. Ini biasa juga disebut dengan konveksi berdasarkan pesanan full order.

Sistem maklun ini sangat bermanfaat untuk sesama konveksi karena dengan demikian akan menjadi sinergi yang saling menguntungkan. Jika kita termasuk yang akan memberikan pekerjaan dengan cara maklun ke konveksi lain, ada beberapa cara agar mendapatkan tempat maklun yang akan bisa mengerjakan produk kita dan juga kerja sama secara baik, antara lain yaitu :

  1. Tempat

Dalam mencari tempat maklunan carilah lokasi yang mudah dijangkau jangan  terlalu jauh agar kita senantiasa bisa mengontrol dan juga berkoordinasi secara langsung dan mudah.

  1. Peralatan

Kita harus mencari konveksi maklun dengan peralatan yang memadai. Jangan sampai kita memaklunkan kemeja ke konveksi yang mengerjakan kaos tentu saja peralatannya juga berbeda. Maka dari itu kita harus bisa mencari tempat yang memiliki peralatan yang memadai dengan spek yang kita inginkan.

  1. Kemampuan

Sebelum menentukan tempat maklun terlebih dahulu kita harus mencari informasi tentang kemampuan konveksi yang akan mengerjakan pekerjaan kita. Jangan sampai kita memaklunkan kepada konveksi yang tidak memiliki kemampuan untuk mengerjakan produk yang kita inginkan. Karena beresiko kualitasnya tidak baik.

  1. Integritas

Ada hal yang tidak nampak yang harus kita ukur yaitu integritasnya apakah tempat maklun itu benar – benar selalu berkomitmen atau tidak. Kita harus mencari konveksi maklun yang memiliki integritas dan kejujuran agar sesuai dengan apa yang diharapkan. Ini bisa dicari melalui pengalaman sesama konveksi yang pernah menitipkan pekerjaan kepada tempat tersebut.

  1. Kualitas

Tentunya dalam memilih konveksi maklun harus yang memiliki kualitas sesuai dengan standar kita. Jangan sampai kualitasnya asal – asalan dan harus sesuai dengan kehendak kita. Kita bisa mencoba dengan membuatkan sample terlebih dahulu. Jika sesuai baru kita beri pekerjaan lebih banyak.

Begitupun di dalam perjalanan maklun akan selalu ada kendala dan juga tantangan yang harus kita antisipasi seperti:

  1. Waktu

Biasanya tempat maklun itu terkadang sudah mempunyai banyak pekerjaan atau member yang lain. Antisipasi yang sangat penting  yang harus kita lakukan adalah memberikan waktu yang jelas dan juga tepat atau bahkan lebih bagus memberikan tenggang waktu agar tidak terjadi keterlambatan.

  1. Tempat

Dalam mengantisipasi tempat maklun kita jangan hanya memilih satu tempat maklunan saja agar ketika di satu tempat terjadi suatu kendala maka kita  masih bisa mengalihkannya ke tempat maklunan yang lain.

  1. Produk

Kita jangan lupa untuk membuat sampel produk ketika akan memaklun agar tidak terjadi ketidaksesuaian antara produk yang kita inginkan dengan produk yang sudah dibuatkan.

Selain itu juga kita harus menanamkan kepercayaan kepada tempat yang kita maklunkan agar kita bisa mengkondisikan bahwa mereka akan setia, berintegritas dan juga berkualitas. Begitupun dengan kita selaku pemberi pekerjaan harus bisa dipercaya oleh mereka seperti pembayaran yang baik dan tepat waktu. Selain itu juga kita harus meningkatkan komunikasi yang baik dan juga jelas agar kerja sama diantara keduanya berjalan dengan baik.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twelve + two =

Live Chat
Scroll to Top