PT Tectona Cipta Niaga

6 LANGKAH YANG MEMBUAT KONVEKSI LAKU

6  Langkah Yang Membuat Konveksi Laku

 

Seringkali selaku pengusaha konveksi membuat barang ataupun produk hanya berdasarkan pada imajinasi dan keinginan tersendiri. Kita berharap bahwa konsumen akan memikirkan hal yang sama, bahwa produk yang kita buat akan terlihat bagus dan konsumen berminat untuk membelinya. Padahal, sebaiknya apabila kita membuat satu produk agar dapat  diserap oleh pasar, yaitu dengan menggunakan pola pikir yang ada pada calon konsumen kita. Seringkali produk yang kita buat dan kita anggap bagus, belum tentu bagus menurut pandangan calon konsumen kita. Maka dari itu dalam membuat produk kita harus bisa mengetahui keinginan dan minat dari konsumen kita agar barang yang kita produksi bisa menjadi solusi untuk para calon konsumen kita. Untuk mendapatkan solusi bagi calon konsumen maka kita harus bisa melakukan 6 hal agar produk yang kita buat dapat diminati dan tidak sia – sia. 6 hal tersebut diantaranya yaitu :

  1. Harus mengetahui apa yang dibutuhkan oleh calon konsumen

Kita harus tahu terlebih dahulu apa yang dibutuhkan oleh calon konsumen dengan cara mengadakan survey kecil – kecilan agar produk yang kita buat sesuai dengan kebutuhan konsumen. Kebutuhan konsumen di bidang konveksi rata – rata adalah suatu produk yang bisa memenuhi kebutuhan mereka seperti pakaian untuk dipakai sehari – hari.

 

  1. Bisa memahami keinginan konsumen

Selain untuk dipakai sehari – hari, konsumen biasanya menginginkan pakaian yang bagus dan juga nyaman. Bahkan konsumen juga menginginkan pakaian yang berbeda dengan orang lain serta memiliki kualitas yang lebih bagus.

 

  1. Mengetahui hal yang dikhawatirkan konsumen

Rata – rata konsumen itu sangat menghindari produk yang mudah rusak dan kualitasnya tidak bagus. Maka kita harus tahu bahwa konsumen tidak menginginkan barang dengan bahan atau kualitas yang asal – asalan.

 

  1. Bisa membuat produk yang memiliki keuntungan

Kita harus bisa membuat suatu produk yang memberikan keuntungan bagi calon konsumen. Keuntungan tersebut contohnya seperti dari bahannya yang awet dan tahan lama juga jahitannya kuat dan rapih. Maka dari itu kita harus memenuhi keuntungan serta manfaat dari produk kita untuk para calon konsumen.

 

  1. Mengetahui apa yang dirasakan konsumen saat memakai produk

Kita harus mengetahui apa yang dirasakan oleh konsumen saat menggunakan suatu produk dengan cara melakukan testimoni. Contoh pengalaman yang dirasakan oleh konsumen misalnya ketika mereka memakai baju dengan slogan anti sobek maka saat terkena duri pun tidak sobek dan contoh lainnya bila memakai baju penghangat maka saat cuaca dingin baju tersebut benar benar bisa menghangatkan.

 

  1. Harus memiliki produk dengan tampilan dan fitur yang bagus

Dalam membuat suatu produk harus memikili tampilan yang bagus seperti bentuk jahitan ataupun bentuk kancingnya tidak mudah lepas dan memakai fitur – fitur yang mudah saat digunakan. Dalam produk tersebut tampilan itu harus bagus agar dapat diminati oleh calon konsumen. Namun tidak hanya bagus namun mudah dan praktis digunakan.

Sebagai contoh, baju lapangan dengan tampilan saku yang bagus full sleting, tidak hanya keren tapi juga cara menggunakan sleting sakunya mudah, tidak ribet.

 

Apabila kita bisa menyerap dan mengetahui sebanyak – banyaknya informasi tentang  apa yang dibutuhkan konsumen, yang diinginkan konsumen, dikhawatirkan konsumen, keuntungan dan manfaat produk kita bagi konsumen, apa yang dirasakan konsumen saat memakainya serta memiliki tampilan bukan hanya bagus tapi juga praktis maka produk kita akan  menjadi barang yang banyak diminati oleh para calon konsumen. Dengan demikian produk kita akan menjadi laku sehingga modal yang kita keluarkan bisa cepat kembali.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twenty − 15 =

Live Chat
Scroll to Top