PT Tectona Cipta Niaga

4 PENYEBAB KELUAR MASUK KARYAWAN DI KONVEKSI

4 PENYEBAB KELUAR MASUK KARYAWAN DI KONVEKSI

Ada satu fenomena yang sering terjadi di dalam suatu perusahaan konveksi yaitu keluar masuknya tenaga kerja. Apabila kita perhatikan ada 4 penyebab yang mengakibatkan keluar masuknya tenaga kerja yaitu :

  1. Tidak stabilnya pekerjaan

Salah satu penyebab turnover (keluar masuk karyawan) yaitu tidak stabilnya pekerjaan yang ada di konveksi, baik itu kondisi orderan yang berkurang atau juga adanya konsumen yang berpindah ke konveksi lain. Hal tersebut perlu kita antisipasi dengan cara rajin menawarkan pekerjaan dan  mencari orderan baru.

  1. Sistem pembayaran

Sistem pembayaran konveksi yang belum stabil dan keuangan yang tidak lancar bisa menyebabkan turnover. Beberapa contohnya yaitu adanya keterlambatan pembayaran upah terhadap karyawan dan juga upah yang diterima oleh karyawan dibawah rata – rata dari konveksi lain sehingga karyawan kita beralih ke konveksi yang upahnya lebih besar dibandingkan dengan konveksi kita.

  1. Suasana kerja yang tidak nyaman

Turnover juga bisa disebabkan oleh kondiri yang tidak nyaman. Kondisi yang tidak nyaman bisa disebabkan oleh beberapa hal diantaranya yaitu komunikasi yang kurang baik antara sesama karyawan dan juga dengan atasan sehingga karyawan merasa tidak nyaman dan memilih keluar dari perusahaan. Penyebab ketidaknyamanan juga bisa disebabkan oleh manajemen yang kurang baik seperti perlengkapan yang kurang tersedia sehingga mengganggu kelancaran bekerja. Semua hal tersebut perlu di antisipasi agar suasana dalam bekerja lebih nyaman.

  1. Tidak ada jenjang karir

Penyebab berikutnya adalah karyawan merasa jenuh karena tidak ada perubahan dan juga tidak adanya jenjang karir yang bisa diandalkan untuk kehidupan di masa depan. Sebagai pengusaha konveksi harus memikirkan bagaimana cara agar karir dan juga penghasilan  karyawan tersebut meningkat sehingga karyawan kita akan semakin nyaman dan tidak memilih untuk keluar dari konveksi kita.

Dari beberapa hal tersebut kita harus bisa mengantisipasinya sehingga karyawan kita bisa lebih bertahan di perusahaan kita dan juga tingkat turnover semakin menurun sehingga konveksi kita akan semakin stabil, maju dan berkembang.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 − 14 =

Live Chat
Scroll to Top